30 July 2005

Program Gelang Solidaritas Kebersamaan

Program gelang Solidaritas kebersamaan yang diadakan oleh Yayasan Tunas Cendekia ternyata telah menyalurkan bantuan hasil penjualan gelang solidaritas tersebut serta sebuah mobil berwarna merah yang disebut MOBILKEPEDULIAN. Di bawah ini artikel yang menyebutkan tentang MOBILKEPEDULIAN tersebut yang aku paste dari artikel di situs Yayasan Tunas Cendekia. Hebat juga ternyata dari sebuah gelang merah seharga sepuluh ribu sudah banyak hal yang bisa dilakukan oleh orang yang beli termasuk didalamnya aku. (more…)

29 July 2005

Ada Apa dengan Indonesia dan Malaysia

Tadi pagi waktu baca koran “Jawa Pos” ada berita soal insiden di perairan Sumatera Utara yang berbatasan dengan malaysia. Kapal patroli Polisi Polda Sumut menangkap 6 kapal nelayan berbendera Malaysia di perairan wilayah indonesia sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan. Setelah diberhentikan dan ditanyakan ijin penangkapan ikan ternyata keenam kapal tersebut tidak memiliki ijin penangkapan ikan di wilayah perairan Indonesia. Kemudian keenam kapal tersebut digiring ke arah pelabuhan guna penyelidikan selanjutnya. Dalam perjalanan menuju pelabuhan kapal patroli Indonesia beserta kapal nelayan Malaysia bertemu dengan kapal patroli Angkatan Laut Diraja Malaysia yang sedang berpatroli.

Kapal AL Malaysia beserta helikopter tersebut kemudian melakukan manuver untuk menghentikan kapal patroli Polda Sumut. Bila dilihat dari sudut pandang kemiliteran manuver yang dilakukan oleh kapal patroli AL Malaysia tersebut dapat dikategorikan sebagai sebuah manuver untuk melakukan penyerangan. Oleh karena itu, menilai kemampuan personil dan alat yang ada tidak memadai maka komandan kapal patroli polda Sumut menghentikan kapal patrolinya beserta rombongan kapal nelayan yang ditangkapnya. Kemudian Komandan Kapal Patroli Polda Sumut dipaksa menuju ke kapal AL Malaysia dan terjadi negosiasi dengan hasil pelepasan seluruh kapal nelayan Malaysia yang ditangkap oleh Kapal Patroli Polda Sumut.

Menilik berita yang ada di koran tersebut, aku berpikir sudah sedemikian terpuruk ternyata bangsa kita dalam hubungan dengan Negara-negara tetangga kita. Kita sebagai bangsa sudah tidak punya harga diri rasanya. Sudah dua kali insiden yang terjadi di perairan kita yang diketahui publik, mungkin saja ada lagi insiden-insiden yang kita tidak tahu. Apabila benar terjadi insiden seperti yang disebutkan oleh Jawa Pos, kita patut bertanya mau dibawa kemana bangsa dan negara ini kedepannya.

28 July 2005

Susahnya mau pake yahoo Messenger di XDA II Mini

Waktu pertama kali pegang O2 Mini aku udah pusing gimana caranya bisa ber-YM ria pake O2 mini. Yang pertama kali aku lakukan adalah nyari software messaging yang bisa konek ke server yahoo messenger. Googling beberapa hari tetep aja belum ketemu software yang cocok buat O2 mini aku. Sempat ketemu Software yahoo Messenger buat Windows CE, aku coba install ternyata gak bisa konek ke server yahoo pake GPRS soalnya dia butuh koneksi pake card modem atau koneksi pake PC yang dihubungkan ke O2 mini dengan kabel USB. Googling lagi sambil tanya sana sini disaranin sama temen coba pake software messenger basis server Jabber yang bisa koneksi ke server Yahoo. Ketemu yang namanya Imov Messenger, aku coba install sukses trus aku coba daftar id ke server jabber yang support koneksi ke server Yahoo, amessage.info ternyata kadang bisa konek kadang nggak. Dan lucunya kalo aku diskonek dari server Jabber id-ku masih aja terkoneksi ke server Yahoo. (more…)

20 July 2005

SSH Client di XDA II Mini

Hari ini lagi dateng mood buat bikin review soal XDA II Mini yang aku punya sejak bulan Maret 2005. XDA II mini adalah PDA Phone buatan O2 plc group sebuah perusahaan penyedia jasa layanan komunikasi bergerak di Eropa. Spesifikasi teknis XDA II mini dapat diliat di sini. Sebagai sebuah PDA yang menggunakan sistem operasi Windows Mobile 2003, O2 Mini hampir mirip sebuah komputer personal yang berukuran sangat kecil dan dapat dibawa kemana-mana. Meskipun demikian beberapa keterbatasan juga dimiliki oleh O2 Mini tersebut. (more…)

Ada Kucing Baru di Rumah

Kemaren sewaktu pulang dari kantor pelangi jam 18.30 kaget waktu masuk ke rumah dan ternyata ada penghuni baru di rumah. Seekor anak kucing baru umur 2 bulan yang dibawa sama adik iparku Ovie dari rumah mertua di jombang. Namanya Bom-bom (kayaknya terinspirasi bom-boman yang lagi naek daun sekarang). Seekor kucing mesir ato yang kita biasa sebut kucing kampong. Aku kaget soalnya di rumah itu sudah ada seekor kucing juga yang baru berumur 5 bulan namanya Blacky sesuai sama warnanya yang item polos.

Semua orang dirumah memang suka kucing sebelum bom-bom dateng ovie bawa satu ekor kucing kampung juga dari rumah ke rumah mertua di jombang. Kalo kucing yang satu ini memang udah tua namanya Boncu. Dulunya Boncu favorit di rumah tapi kelakuannya yang kayak preman gak pernah pulang ke rumah dan pulang kalo minta makan aja yang bikin dia dibawa ke rumah mertua di Jombang.